|
|
|
|
|
|
|
|
| |
KEBEBASAN
BELAJAR
Belajar, adalah salah satu aktivitas penting dalam kehidupan
manusia. Disamping aktivitas lain seperti makan, minum,
bekerja, bahkan bernafas. Sejarah mengajarkan, dengan
belajar manusia dapat mempertahankan hidupnya. Peradaban
manusia di bumi masih bertahan hingga saat ini, juga
karena kemampuan manusia untuk terus belajar melangsungkan
kehidupannya.
Persaingan dan pergulatan hidup seakan memaksa manusia
untuk terus menambah pengetahuan. Mengakali alam agar
tetap dapat mendukung keamanan, kenyamanan, dan kebutuhan-kebutuhan
hidup manusia. Demikianlah, dari zaman ke zaman, proses
belajar manusia tiada pernah berhenti. Terus menerus
meningkatkan kadar ke 'manu' 'sia' annya, mencoba menyadari
kekecilan dalam kebesaran dan kebesaran dalam kekecilan.
Menuntut kembali sifat-sifat ke-Ilahian yang telah dirampas
oleh ilusi ruang dan waktu. Dari satu generasi ke generasi
berikutnya.
Dalam kehidupan modern saat ini, aktivitas belajar manusia
dituntut semakin banyak. Namun sayangnya, ada kesalahan
mendasar dalam proses belajar melalui institusi formal
bernama sekolah. Sekolah belum mampu menanamkan pemahaman
bahwa belajar adalah proses mencari jati-diri kemanusiaan
menuju intelektualitas, kemandirian dan kedewasaan yang
paripurna. Sekolah tidak berhasil menanamkan belajar
sebagai aktivitas hidup yang menyenangkan tanpa konflik
atau friksi-friksi yang malah menghambat proses penyempurnaan
lahir batin ini. Dalam kehidupan, belajar adalah hak
hidup dan bukan pemaksaan atas dasar standarisasi intelektual
yang kaku yang sering berakhir dengan masa depan finansial
yang suram.
College is basically bunch of room where you sit for
roughly two thousand hours and try to memorize things.
The two thousand hours are spread out over four years;
you spend the rest of the time sleeping and trying to
get dates.
Basically, you learn two kinds of things in college:
1. Things you will need to know in later life (two hours)
2. Things you will not need to know in later life (1998
hours)
The latter are the things you learn in classes whose
names end in -ology, -osophy, -istry, -ics and so on.
The idea is, you memorize these things, then write them
down in little exam books, then forget them. If you
fail to forget them, you become a professor and have
to stay in college for the rest of your life.....
Impian kita, adalah membuat alternatif dalam proses
pembelajaran dan pelatihan. Sama sekali tidak dimaksudkan
untuk menggantikan atau mengesampingkan peran institusi
pendidikan dan pelatihan formal, namun melengkapi. Menyambut
baik kehadiran teknologi informasi untuk dipetakan pada
kemungkinan-kemungkinan dimana kita dapat belajar dengan
lebih baik.
Internet dan Multimedia adalah salah satu masa depan
yang jelas dan nyata. Padanya akan kita tumpangkan angan-angan
untuk membangun wahana belajar yang sederhana, mudah,
dan berkualitas. Membangun kepercayaan di atas aktivitas
hidup yang menyenangkan dan memperkaya kehidupan itu
sendiri. Dalam kesederhanaan dan fungsinya sebagai pelengkap,
Anda dapat membawanya kemanapun, memulai dan mengakhirinya
kapanpun Anda mau, bebas dari segala distorsi dan konflik,
menyambut tawaran kesenangan-digital hingga batas-batas
dimana indra visual Anda terlelap oleh warna pixel.
Sebuah kebebasan baru .... bersama Bamboomedia.
|
|
|
Copyright © 2003-2010 PT.Bamboomedia Cipta Persada
|
|
|
|
|